Situs Resmi Desa Kedisan
Logo

087860080239

  • Om Swastyastu, Selamat Datang di Website Resmi Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli
Rabu Kliwon
Logo

I Nyoman Gamayana

Kepala Desa

Selamat Datang di Website Resmi Desa Kedisan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang Desa Kedisan,silakan klik website kami. Suksma


Foto Galeri

gotong royong

LIHAT LAINNYA

Video Galeri

Mistis Bali

LIHAT LAINNYA

Jajak Pendapat

bagaimana pendapat anda tentang website desa kedisan ?

    Res : 5 Responden

Baca Berita

Desa Kedisan di tepi Danau Batur

Oleh : kedisan | 02 November 2015 | Dibaca : 640 Pengunjung

Desa Kedisan terletak di Kecamatan Kintamani, Kab. Bangli di tepi Danau Batur yang merupakan danau terbesar di Bali, sekitar 3km di bawah Penelokan, desa Kedisan disebut juga Wingkang Ranu sebuah sebutan desa yang terletak di daerah Vulkano Batur, yang memiliki daerah pegunungan dengan permukaan/ relief kasar. Desa ini sangat subur karena permukaan tanahnya tercampur dari abu vulkanik Gunung Batur, sehingga tidak mengerankan perkebunan seperti jagung, jeruk, kacang, bawang merah, kubis, kol berkembang dengan cukup bagus dengan memanfaatkan air danau sebagai sumber pengairan perkebunan, dengan demikian otomatis mayoritas penduduk yang tinggal di wilayah ini sebagai petani, walaupun menurut penduduk setempat hampir 50% berada di luar Desa seperti di daerah Denpasar dan Badung yang bekerja sebagai pedagang dan sektor wisata.

Jika dalam perjalanan tour anda berkunjung ke Desa Kedisan, banyak hal yang bisa dinikmati dari sini, seperti melihat keasrian danau batur dari dekat, menyewa perahu nelayan menikmati dan berkeliling danau sambil melihat lereng-lereng hutan tropis yang hijau, bersepeda sambil menikmati udara yang segar dan sejuk, melanjutkan perjalanan ke Toya Bungkah yang merupakan start point melakukan pendakian ke Gunung Batur ataupun berendam di sumber air panas yang diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kulit, juga tersedia dermaga sebagai tempat penyebrangan ke Desa Trunyan yang memiliki tradisi unik dan menarik dengan tata cara pemakamannya, rekreasi memancing di seputaran danau, bahkan airnya yang bersih bisa untuk berenang. Dan pada saat-saat tertentu bisa menyaksikan tradisi unik Ngusaba tegen sebuah upacara keagamaan yang berbeda dengan upacara lainnya, sesajen yang digunakan yaitu banten tegenan dengan bahan kue dan ikan yang direbus, kuskus ataupun dibakar tidak digoreng.

ngin menikmati suasana Kedisan anda bisa meluangkan waktu untuk menginap beberapa malam di sini. Kuliner yang ditawarkan seputaran ikan air tawar, yang menjadi sajian utamanya dari ikan air tawar segar Mujair di restaurant apung, anda bisa menikmati sensasi makan di restaurant terapung sambil sekali-sekali merasakan ayunan dari air danau.


Oleh : kedisan | 02 November 2015 | Dibaca : 640 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :